Teknologi


 Energi Listrik berperan penting dalam pencapaian  tujuan sosial,  ekonomi  dan lingkungan  untuk   mendukung pembangunan   berkelanjutan. Akses   ke   energi listrik  yang   andal   dan   terjangkau  merupakan   syarat   utama   untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pembangunan sarana penyediaan tenaga listrik dan pemenuhan kebutuhan energi listrik hingga ke pelosok wilayah perdesaan pada dasarnya merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup masyarakat.  Program penyediaan dan ketersediaan energi listrik sangat penting keberadaannya karena berkaitan langsung dengan peningkatan dan pemerataan pembangunan serta menciptakan kesejahteraan hidup masyarakat, khususnya masyrakat perdesaan dan terpencil.
Kendala penyediaan listrik hingga ke wilayah perdesaan dan terpencil di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) antara lain disebabkan oleh sulitnya suplai dan mahalnya harga BBM, tingkat kepadatan penduduk yang relatif rendah terutama di wilayah perdesaan dengan pola penyebaran pemukiman yang tersebar dan berjauhan serta rendahnya daya serap masyarakat terhadap energi listrik.
Ketersediaan sumber energi terbarukan di Wilayah Provinsi NTT antara lain Sumber tenaga air potensinya cukup besar untuk dimanfaatkan menjadi sumber penggerak pembangkitan tenaga listrik. Kabupaten Sumba Barat Daya masuk dalam wilayah administratif Provinsi NTT dan saat ini telah dicanangkan  secara nasional sebagai Iconic Island, yaitu 100 (seratus) persen kebutuhan energi listrik masyrakat di pulau tersebut terpenuhi hanya dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan (non Bahan Bakaar Minyak) setempat. Di Nusa Tenggar Timur, terdapat sumber-sumber energi terbarukan salah satunya adalah energi air dari energi/ tenaga air ini yang dapat dimanfaatkan untuk pembangkitan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Guna mendukung rencana pembangunan dan pemanfaatan PLTMH perlu dilaksanakan studi kelayakan dan detail perencanaan.
Kegiatan studi  kelayakan dan detail teknis rencana pembangunan PLTMH tersebut diperlukan agar tahapan pelaksanaan rencana pembangunan dan pengoperasian PLTMH menjadi lebih terarah dan terukur, efisien, efektif dan tepat sasaran, dengan demikian maka pemanfaatan sumber-sumber energi alternatif dapat terwujud

ditulis oleh: Micklon Edison Nakmofa, ST


No comments:

Post a Comment